Demokrasi formal adalah demokrasi yang menekankan pada aspek prosedural dan normatif. Demokrasi ini menekankan pada adanya pemilihan umum yang bebas dan jujur, hak asasi manusia yang dijamin, dan supremasi hukum.
Demokrasi material adalah demokrasi yang menekankan pada aspek substansial dan substansial. Demokrasi ini menekankan pada terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, seperti kebutuhan akan pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
Berikut adalah perbedaan antara demokrasi formal dan demokrasi material:
| Aspek | Demokrasi Formal | Demokrasi Material |
|—|—|—|
* Demokrasi formal
* Demokrasi material
* Perbedaan demokrasi formal dan demokrasi material
* Aspek prosedur
* Aspek substansi
* Tujuan demokrasi formal
* Tujuan demokrasi material
Demokrasi formal menekankan pada aspek prosedural dan normatif. Hal ini berarti bahwa demokrasi formal menekankan pada proses-proses dan aturan-aturan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan demokrasi. Proses-proses dan aturan-aturan tersebut meliputi pemilihan umum yang bebas dan jujur, hak asasi manusia yang dijamin, dan supremasi hukum.
Demokrasi material menekankan pada aspek substansial dan substansial. Hal ini berarti bahwa demokrasi material menekankan pada hasil-hasil yang harus dicapai dalam pelaksanaan demokrasi. Hasil-hasil tersebut meliputi terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
Demokrasi formal dan demokrasi material merupakan dua konsep demokrasi yang berbeda. Demokrasi formal menekankan pada aspek prosedural dan normatif, sedangkan demokrasi material menekankan pada aspek substansial dan substansial. Kedua konsep demokrasi ini saling melengkapi untuk mewujudkan demokrasi yang ideal.
0 Komentar