
Formal audiences adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan dan pusat perhatian yang sama, namun komunikasinya bersifat pasif atau satu arah. Mereka biasanya berkumpul untuk mendengarkan atau menyaksikan suatu pertunjukan, seperti ceramah, pidato, pertunjukan teater, atau konser musik.
- Tujuan dan pusat perhatian yang sama
- Komunikasi pasif atau satu arah
- Berkumpul untuk mendengarkan atau menyaksikan sesuatu
- Penonton bioskop
- Pendengar ceramah
- Penonton pertunjukan teater
- Penonton konser musik
- Peserta rapat
- Peserta seminar
Perbedaan utama antara formal audiences dan informal audiences adalah pada sifat komunikasinya. Formal audiences memiliki komunikasi yang pasif atau satu arah, sedangkan informal audiences memiliki komunikasi yang dua arah.
Tidak selalu. Formal audiences dapat terdiri dari orang-orang dengan tujuan yang berbeda, namun mereka memiliki pusat perhatian yang sama. Misalnya, penonton bioskop memiliki tujuan yang berbeda, seperti untuk hiburan, untuk belajar, atau untuk bertemu teman. Namun, mereka memiliki pusat perhatian yang sama, yaitu untuk menonton film.
Tidak selalu. Formal audiences dapat berkumpul secara fisik atau virtual. Misalnya, peserta rapat dapat berkumpul secara fisik di sebuah ruangan, atau dapat berkumpul secara virtual melalui video conference.
Komunikasi dengan formal audiences harus disesuaikan dengan karakteristik mereka. Karena komunikasinya bersifat pasif atau satu arah, maka pembicara harus memastikan bahwa pesannya mudah dipahami oleh audiens. Pembicara juga harus menjaga agar pesannya tidak terlalu panjang atau terlalu kompleks.
Demikian pembahasan tentang formal audiences. Semoga bermanfaat.
Apa Pengertian Formal Audiences.
Apa Pengertian Formal Audiences,

0 Komentar